ARTICLE SOBAT POLRI

Jaga Kondusifitas, Polda Kaltim Dekatkan Polisi Ke Masyarakat

Deklarasi Damai puluhan ribu masyakat Kalimantan Timur Menolak Kerusuhan di wilayah Kaltim

Pemenang Pemilu 2019 telah ditetapkan, namun situasi politik masih terus memanas. Kubu yang kalah melakukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi menolak hasil pemilu 2019 karena menurut mereka ada indikasi kecurangan dalam pelaksanaan Pemilu 2019.

Di Kalimantan Timur meski masih memanas situasi politik, namun secara global kondisi masih relatif kondusif dan aman. Meski begitu, jajaran Polda Kaltim terus mewaspadai dan melakukan rangkaian kegiatan guna tetap menjaga keamanan dan kondusifitas di wilayah Kalimantan Timur, diantaranya meningkatkan silaturahmi dengan para tokoh agama, tokoh adat serta tokoh masyarakat di Kaltim.

Sama seperti halnya di propinsi lainnya, Polda Kaltim juga menjalankan himbauan damai dan yang terbaru adalah aksi himbauan Kami Menolak Kerusuhan. Situasi keamanan Kaltim patut terus kita jaga bersama. Apapun hasilnya dari sidang MK, kita serahkan kepada proses yang sedang berlangsung.

Aksi yang menjurus ke tindakan anarkis hingga berujung kerusuhan agar tidak terjadi di bumi etam karena merugikan masyarakat Kalimantan Timur sendiri. Kejadian 21-22 Mei lalu di Jakarta diharapkan tidak terulang kembali di wilayah lain maupun wilayah Kaltim.

Momentum HUT Bhayangkara Ke-73

Kegiatan yang dilakukan jajaran Polda Kaltim dalam rangka terus menjaga kondisifitas keamanan di wilayah Kaltim sekaligus memanfaatkan momentum HUT Bhayangkara ke-73. Serangkaian kegiatan dilakukan seperti giat bakti religi ke pondok pesantren yang ada di wilayah kaltim. Kegiatan ini merupakan suatu bentuk kepedulian Polri sebagai pengayom dan pelindung masyarakat. Di mana, Polisi dituntut untuk selalu dekat dan menunjukkan sikap peduli kepada masyarakat.

Safari Shalat Subuh berjamaah dilakukan oleh Bidang Humas Polda Kaltim

Di Balikpapan, giat religi yang dilakukan dalam rangka mempererat tali silaturahmi dengan tokoh agama dan masyarakat Balikpapan ialah Safari Shalat Dzuhur dan Safari Shalat Subuh. Hal ini dilakukan demi  menjalin tali silaturahmi dan lebih mendekatkan Polri dengan masyarakat. Bidang Humas Polda Kaltim juga terus menggalakkan kegiatan Safari Sholat Subuh secara rutin bersama masyarakat, guna mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat dan mewujudkan Polri yang semakin Promoter.

Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol. Ade Yaya Suryna menerangkan, safari subuh berjamaah tersebut disamping melaksanakan kewajiban selaku umat Islam, juga dapat memupuk dan mempertebal keimanan dan ketakwaan serta sebagai ajang silaturahmi kepada para pemuka agama dan tokoh tokoh masyarakat yang ada di wilayah tersebut.

Selain bakti religi, giat lain dalam rangka Hut Bhayangkara ke-73 yang diadakan Polres yang ada di wilayah hukum Kalimantan Timur melakukan kegiatan jalan santai dan olahraga bersama masyarakat, lomba E-Sport, Lomba Mancing, dan Lomba Off Road. Hal ini dilakukan guna lebih mendekatkan Polri kepada Masyarakat dari semua kalangan dan usia.

Gowes rutin setiap Jum’at yang dilakukan Polda Kaltim juga digalakkan. Selain untuk menjaga kesehatan, gowes sekaligus untuk memantau serta menjaga situasi kamtibmas agar dapat tetap dalam keadaan yang aman dan kondusif.

Pendekatan Kepada Masyarakat


Kapolda Kaltim bersama Pangdam VI Mulawarman, Walikota Balikpapan, Forkopimda Provinsi Kaltim, tokoh agama, tokoh masyarakat Kaltim bersama ribuan masyarakat melakukan penandatanganan Deklarasi Anti Kerusuhan

Polri yang Promoter, Mencoba menghilangkan stigma negatif dari masyarakat tentang kepolisian. Salah satu cara yang hingga kini terbilang efektif ialah dengan aksi nyata pendekatan polisi kepada masyarakat. Babinsa di tiap lingkungan kelurahan, aktif turun di setiap kegiatan yang diadakan oleh masyarakat. Polantas juga terus melakukan giat yang lebih cenderung ke pendekatan kepada pengguna jalan. Peneguran kepada pengguna jalan bukan semata demi menegakkan undang-undang yang berlaku, akan tetapi lebih kepada penanaman pentingnya menjaga keselamatan diri selama berkendara.

Mengambil momentum HUT Bhayangkara Ke-73, Polda Kaltim melakukan giat jalan santai dan senam pagi yang dibarengi dengan deklarasi menolak kerusuhan. Meski terbilang aman dan kondusif, tidak membuat Polda Kaltim lengah dan bersantai. Dengan menciptakan keakraban Polri dengan masyarakat, diharapkan mampu mencegah aksi-aksi yang tidak perlu dan merugikan. Jika masyarakat semakin dekat dengan kepolisian, diharapkan masyarakat sadar akan pentingnya menjaga keamanan lingkungan dan dengan segera melaporkan kepada pihak kepolisian jika ada hal yang mencurigakan yang terdapat di sekitar lingkungan mereka tinggal.

Minggu pagi (23/6) dipimpin oleh Sultan Kutai Kartanegara memimpin puluhan ribu masyarakat yang memadati Lapangan Merdeka Balikpapan, melakukan deklarasi Menolak Kerusuhan. Adapun isi dari deklarasi yang dibacakan yaitu:

KAMI MASYARAKAT KALIMANTAN TIMUR, MENYATAKAN :

  1. MENERIMA APAPUN HASIL KEPUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI AGAR KALIMANTAN TIMUR TETAP AMAN DAN DAMAI.
  2. MENOLAK SEGALA BENTUK KERUSUHAN YANG BISA MENGGANGGU KONDUSIFITAS KALIMANTAN TIMUR.
  3. TETAP MENJAGA PERSAUDARAAN, PERSATUAN DAN KESATUAN DALAM BINGKAI NKRI.

Hadir juga Kapolda Kaltim Irjen Pol Drs. Priyo Widyanto, M.M bersama Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Subiyanto, Walikota Balikpapan H. M. Rizal Effendi, SE berbaur bersama puluhan ribu masyarakat termasuk ormas, pelajar maupun personel TNI Polri. Setelah membacakan deklarasi, dilakukan juga aksi pembubuhan tanda tangan tanda ikut serta menolak kerusuhan di spanduk yang disediakan oleh panitia.

Kapolda mengajak seluruh elemen masyarakat di Kalimantan Timur untuk terus menjaga kondusifitas keamanan di wilayah Kalimantan Timur. Tidak mudah terpancing provokasi baik dari lisan maupun dari yang beredar di media sosial. Berita simpang siur tidak usah ditanggapi dengan serius. Meski belum ditemukan adanya indikasi bahwa Kalimantan Timur akan terjadi kerusuhan, Polda Kaltim tetap serius menjamin dan menjaga keamanan Kalimantan Timur.

Selaras dengan Kepolisian, TNI yang diwakili oleh Pangdam VI Mulawarman juga menyatakan kesiapan mendukung sepenuhnya kepolisian dalam hal ini Polda Kaltim untuk menjaga Kalimantan Timur dari segala bentuk aksi yang berujung kerusuhan. Bersama dengan masyarakat, TNI dan Polri siap mengamankan Kalimantan Timur.

Media Sosial Sumber Hoaks

Giat Rutin Bidang Humas Polda Kaltim mengumpulkan admin media sosial yang ada Di kalimantan Timur

Guna mengantisipasi penyebaran hoaks melalui media sosial, baik itu melalui akun pribadi maupun akun anonim, Bidang Humas Polda Kaltim terus mempererat hubungan dengan admin media sosial yang ada di Kalimantan Timur. Melalui media sosial Polda Kaltim dan jajaran kepolisian dibawahnya juga terus dihimbau agar masyarakat tetap menjaga persatuan dan tidak menyebarkan hoaks yang bisa berakibat fatal.

Salah satu giat rutin yang dilakukan oleh Bidang Humas Polda Kaltim adalah silaturahmi dengan admin media sosial yang ada di Kaltim. Untuk saat ini masih admin media sosial dari Balikpapan dan PPU yang bisa hadir. Diharapkan kedepannya bisa dilakukan kumpul rutin dengan admin media sosial lainnya dari kota dan kabupaten yang ada di Kalimantan Timur.

Melalui admin media sosial diharapkan himbauan Polda Kaltim bisa diteruskan dan disebar luaskan lagi kepada warga net pengguna media sosial yang ada di Kaltim. Dengan semakin banyak akun yang ikut menyebarkan himbauan, diharapkan pesan yang disampaikan bisa lebih mudah tersebar kepada masyarakat, sehingga keamanan dan kondisifitas Kalimantan Timur tetap terjaga. ***

*** Achmad Faizal, Pegiat Media Sosial

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *