ARTICLE SOBAT POLRI

Wanita Tangguh Abdi Negara

Berawal dari Agresi Militer Belanda tahun 1947, terjadi pengungsian besar-besaran guna menghindari titik perang. Polri saat itu ingin menghindari adanya penyusup di antara pengungsi. Seluruh pengungsi diperiksa. Pengungsi wanita keberatan jika diperiksa oleh polisi laki-laki, oleh karena itu untuk memeriksa pengungsi wanita, diminta bantuan para istri dari polisi.

Sejumlah organisasi mendesak agar segera dibentuk polisi wanita, akhirnya pada 1 September 1948, pemerintah Indonesia menunjuk SPN (Sekolah Polisi Negara) Bukittinggi untuk membuka “Pendidikan Inspektur Polisi” bagi kaum wanita. Setelah melalui seleksi terpilihlah 6 (enam) orang gadis remaja yang kesemuanya berdarah Minangkabau dan juga berasal dari Ranah Minang (sumber wikipedia).

Foto 6 Polwan Pertama, Dok Arsip Aasional RI

Sekolah Polisi Wanita

Cikal bakal sepolwan dimulai ketika komdak vii jaya (polda metro jaya) membuka sekolah anggota kepolisian republik indonesia (sakri) cabang ciputat pada april 1963 yang menggantikan sakri cabang kramat jati. Kemudian pada tahun 1968 sakri cabang ciputat berubah menjadi sekolah angkatan kepolisian dan latihan (deplat) 007 ciputat.

Pada tahun 1975 deplat 007 ciputat berubah menjadi depo pendidikan dan latihan (dodiklat) 007 ciputat dan untuk pertama kalinya pada tahun 1975/1976 dodiklat 007 ciputat mendidik bintara polwan. Kemudian pada tahun 1982 dodiklat 007 berubah menjadi sekolah bintara 007 ciputat serta menjadi tahun pertama bagi lembaga pendidikan yang khusus mendidik polisi wanita.

Tonggak pusat pendidikan polwan dimulai tanggal 24 januari 1984 ketika tongkat kepemimpinan diserahkan kepada kolonel polisi dra. P. Erda latuasan tarigan, hal ini dituangkan dalam skep kapolri no. Pol. : skep/32/i/1984 tanggal 24 januari 1984. Perubahan bukan hanya pimpinan dari polisi pria ke polisi wanita tetapi juga perubahan kepangkatan dari letnan kolonel menjadi kolonel polisi. Selanjutnya, tanggal tersebut diperingati sebagai hari ulang tahun sepolwan.

Pada tanggal 30 oktober 1984 Pusdik Polwan diubah menjadi sekolah polisi wanita (sepolwan) dan berada di bawah direktorat pendidikan polri yang sebelumnya di bawah kobangdiklat. Kemudian pada tahun 1992 sepolwan berada di bawah lembaga pendidikan dan pelatihan polri, yang sekarang telah berubah menjadi lembaga pendidikan polri (sumber wikipedia).

Polwan Masa Kini

Dok Polda Kaltim

Seiring berjalannya waktu, kehadiran Polwan di tubuh Polri mengemban tugas yang tidak kalah pentingnya dengan polisi pria. Tugas Polwan di Indonesia terus berkembang tidak hanya menyangkut masalah kejahatan wanita, anak-anak dan remaja, narkotika dan masalah administrasi bahkan berkembang jauh hampir menyamai berbagai tugas polisi prianya.

Untuk menjadi seorang Polisi Wanita bukanlah hal yang mudah. Seleksi yang ketat, penilaian fisik serta latihan fisik agar bisa menjadi polisi yang tangguh. Berani dan disiplin serta mampu bertahan dalam segala kondisi menjadi syarat untuk menjadi penegak hukum.

Selain fisik, seorang polisi wanita juga harus cerdas. Dibekali ilmu teori dan praktek lapangan di Sepolwan menjadikan para polisi wanita tidak bisa dianggap enteng. Seorang polwan juga dibekali pelatihan ilmu beladiri. Jadi jangan pernah anggap remeh jika berhadapan dengan polwan. Meski wanita, mereka juga bisa tangguh dan kuat layaknya polisi pria.

Kelebihan dari adanya polisi wanita ialah dari sisi humanis. Kehadiran polwan di tubuh polri menunjang aspek humanis kepolisian. Pendekatan polwan dianggap lebih humanis. Bahkan tatkala ada aksi demonstrasi, tak jarang polwan ikut meredam para demonstran agar tidak melakukan aksi anarkis.

Polwan bisa dan mampu memiliki kemampuan setara dengan Polisi Pria. Dalam institusi Polri sendiri, Polwan diberi kesempatan untuk menunjukkan eksistensinya melalui prestasi dan kemampuan diri. Salah satunya adalah dengan merekrut anggota Polwan menjadi bagian dari Tim Gegana Brimob Polri. Dalam tugas lapangan, Polwan Gegana Brimob dituntut mampu mennjinakan bahan peledak, perlawanan teror, SAR (search and rescue), Dakhura (menghalau kerusuhan massal dengan tameng dan tongkat) dan Resmob (Reserse Mobil).

Meski wanita, pelatihan selama di Brimob dilakukan dengan keras, 60 persen dari pelatihan di lakukan di lapangan. Dituntut kemampuan fisik yang mumpuni untuk bisa bergabung bersama Brimob. Apalagi Gegana Brimob ditugaskan untuk berurusan dengan bom, radio aktif, bahan kimia dan perlawanan teror.

Polwan Dan Kodratnya Sebagai Wanita

Sebagai sosok wanita, tentunya seorang polwan tidak boleh melupakan kodratnya. Apalagi jika statusnya sudah berumah tangga. Selain harus bisa menghadapi situasi kerja sebagai seorang abdi negara, seorang polwan juga tidak boleh melupakan kehidupan rumah tangganya. Tetap harus bisa menjaga keseimbangan antara kehidupan pribadi dan karir.

Mengurus keluarga sama pentingnya dengan menjalani karir sebagai seorang polwan. Jangan sampai keluarga terbengkalai akibat kerjaan, dan juga jangan sampai kerjaan terbengkalai akibat permasalahan keluarga. Bisa dibayangkan bagaimana hebatnya seorang polwan. Mengurus suami dan anak plus menjadi abdi negara yang tangguh.

Hut ke-71 Polisi Wanita

Dok Polda Kaltim

Tema Hari Jadi Polwan tahun ini yaitu “Dengan Semangat Promoter Pengabdian Polwan untuk Masyarakat Bangsa dan Negara.” Diharapkan kehadiran Polwan ditengah-tengah masyarakat bisa memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan prima.

Peringatan Hari Jadi Polwan yang ke 71, menjadi momentum untuk menghormati eksistensi dan kontribusi Polwan, tidak hanya bagi kemajuan institusi Polri namun juga bagi masyarakat, bangsa dan negara. Polwan menjadi salah satu elemen penting dalam mewujudkan institusi Polri yang profesional, modern dan terpercaya. Polwan harus bisa berprestasi dan terus meningkatkan mutu kemampuan diri. Pengetahuan dan keterampilan harus terus ditingkatkan. Aktif terjun dan membantu masyarakat yang membutuhkan, menjadi pengayom serta melindungi masyarakat, sama halnya dengan polisi pria. Dirgahayu Ke-71 Polisi Wanita Indonesia. ***

*** Achmad Faizal, Pegiat Media Sosial

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *