ARTICLE SOBAT POLRI

Brimob Untuk Indonesia

Dok Humas Polda Kaltim

Korps Brigade Mobil atau sering disingkat Brimob adalah kesatuan operasi khusus yang bersifat paramiliter milik Kepolisian Negara Republik Indonesia. Korps Brimob juga dikenal sebagai salah satu unit tertua yang ada di dalam organisasi Polri. Beberapa tugas utamanya adalah penanganan terrorisme domestik, penanganan kerusuhan, penegakan hukum berisiko tinggi, pencarian dan penyelamatan (SAR), penyelamatan sandera, dan penjinakan bom (EOD). Korps Brigade Mobil juga bersifat sebagai komponen besar didalam Polri yang dilatih untuk melaksanakan tugas-tugas anti-separatis dan anti-pemberontakan, seringkali bersamaan dengan operasi militer. Korps Brimob tergolong sebagai “Unit Taktis Polisi” (Police Tactical Unit – PTU) dan secara operasional bersifat kesatuan Senjata dan Taktik Khusus (SWAT) polisi (termasuk Densus 88 dan Gegana Brimob).

Sejarah Satuan Brimob Polda Kaltim

Dok Humas Polda Kaltim

Pada Tahun 1950 berdasarkan Perintah Kepala Kepolisian Negara (KKN) telah terbentuk Mobile Brigade Karesidenan (MBK) di Balikpapan yang anggotanya diambil dari anggota Polisi Detasemen Samarinda dan wilayah Kalimantan Timur lainnya. Selanjutnya personil yang telah direkrut menjadi Polisi Istimewa tersebut dilatih dengan kemampuan Mobrig (Mobil Brigade) dan tergabung Kompi 5137 yang mempunyai makna bahwa Kompi berdiri sejak tahun 1951 dan angka “37” bermakna merupakan Kompi ke 37 yang sudah dibentuk. Markas Kompi 5137 berada di Stalkuda Balikpapan yang saat ini menjadi Mako Satbrimob Polda Kaltim Jl. Jendral Sudirman Balikpapan.

Para personil MBK Kaltim saat itu dilakukan perikrutan kembali selain berasal dari SPN Polda Kaltim juga merupakan kiriman dari Daerah sumatra Utara (Tanjung kasau) dalam dua gelombang pada tahun 1958-1960 dan sebagian adalah personil pindahan dari Kompi 5163 Kalimantan yang mayoritas berasal dari suku Ambon.
Pada tahun 1953 terjadi perubahan dari Kepolisian Karesidenan menjadi Kepolisian Komisariat yang Kepala Kepolisian Komisariatnya (KPKOM) ditunjuk oleh KKN yang selanjutnya tahun 1958 MBK Kaltim mendapat tambahan anggota kiriman dari SPN Sukabumi angkatan I sebanyak 40 personil.

Pada tahun 1959-1964 terjadi perubahan sebutan dari KOORDINATOR INSPEKSI MOBILE BRIGADE (KOIMB) Kalsel berubah menjadi RESIMEN MOBILE BRIGADE DAERAH VIII KALSEL yang berkedudukan di Banjar  Baru. Kemudian nama MOBILE BRIGADE berubah menjadi BRIMOB. RESIMEN VIII Kalsel terbentuk menjadi dua Batalyon yaitu Batalyon 822 (YON) 822 yang berkedudukan di Banjar Baru Kalsel dan Batalyon 823 (YON) 823 yang berkedudukan di Barabai Kalsel dimana MBK Kaltim  Kompi 5137 adalah masuk didalam Batalyon 823.  (pada tahun 1960 Mobrig diubah menjadi Brimob).

Berdasarkan Keputusan Kapolda Kaltim Nomor : Kep/69/II/2011 tanggal 11 Pebruari 2011 tentang ketentuan bentuk, ukuran, nama dan arti lambang Kesatuan Tunggul Detasemen Satbrimob Polda Kaltim yaitu Tunggul Detasemen A “ TANGGAP CENDEKIA WASPADA”, Tunggul Detasemen B “ INDERA KARYA SAKTI”, Tunggul Detasemen C “ JAYA NUSA BAKTI” dan Tunggul Detasemen Gegana “ TIRTA BUWANA AKASA”.

HUT Brimob Ke 74

Dok Divisi Humas Polri

Tema hari ulang tahun Korps Brimob tahun ini ialah Brimob Untuk Indonesia. Kapolri Jenderal Idham Azis mengingatkan untuk Korps Brimob membantu mewujudkan 7 program prioritas yang meliputi mewujudkan sumber daya manusia yang unggul, memantapkan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, menguatkan penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan. Program selanjutnya adalah memantapkan manajemen media, menguatkan sinergi kepolisian, pendataan kelembagaan dan penguatan pengawasan.

Selain itu Kapolri juga berharap Brimob siap siaga dalam mengamankan agenda di masing-masing daerah diantaranya pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru serta persiapan pengamanan Pilkada Daerah Serentak pada tahun 2020. Polri harus bisa mendukung tercapainya tujuan pembangunan nasional dalam rangka mewujudkan Indonesia yang aman, tertib dan maju.

Giat Brimob Polda Kaltim Dalam Rangka HUT Brimob Ke-74

Beragam kegiatan dilakukan Korps Brimob Polda Kaltim dalam rangka hari ulang tahun Brimob ke-74. Rangkaian kegiatan diantaranya Donor Darah di Mako Satbrimob Polda Kaltim. Kegiatan yang bertajuk “Setetes Darah Sejuta Kehidupan” ini diikuti oleh Ratusan Personel Satbrimob Polda Kaltim beserta Bhayangkari, Ditpolair Polda Kaltim, Ditsamapta Polda Kaltim, Polresta Balikpapan, Kodim 0905 Balikpapan, Raider 600 Mulawarman, Lanud Dhomber Balikpapan, dan Lanal Balikpapan.

Dok Humas Brimob Polda Kaltim

Giat bersih-bersih rumah ibadah juga dilakukan oleh Brimob Polda Kaltim dalam rangka HUT ke-74 Brimob serta demi lebih mendekatkan diri ke masyarakat. Selain itu Brimob Polda Kaltim juga melakukan beragam giat bakti sosial kepada masyarakat yang mebutuhkan serta kepada korban pengungsi di PPU.

Brimob Polri Masa Kini

Sebagai bagian dari Polri, Brimob saat ini dituntut makin Promoter. Tegas dan juga tetap menjaga sisi humanis. Mengingat Brimob ditempatkan pada daerah-daerah konflik dan rawan konflik di seluruh Indonesia, Brimob tetap harus menjaga sisi humanis agar kepercayaan masyarakat kepada Polisi semakin meningkat, tapi di sisi lain tetap harus tegas memberantas segala bentuk tindakan dan aksi yang dapat menciderai keutuhan NKRI.

Brimob juga dituntut terus meningkatkan solidaritas dengan TNI dalam menjalankan tugas maupun dalam kehidupan sehari-hari. Saling bahu membahu bersama demi menjaga kedaulatan NKRI. Personel Brimob harus terus berlatih dan siap siaga dalam menghadapi ancaman dan tantangan yang dihadapi. Fisik dan mental harus siap karena memang personel Brimob harus siap kapan pun untuk ditempatkan di mana pun, entah itu lokasi bencana atau lokasi konflik.

Semboyan Jiwa Ragaku Untuk Kemanusiaan harus dipegang teguh para personel Brimob sebagai Bhayangkara sejati yang tidak pernah ragu menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI. Brimob harus tetap solid demi kelancaran menjalankan tugas.

Sebagai pasukan terdepan dalam Polri, personel Brimob benar-benar harus bermental baja. Personel Brimob harus bisa menghargai hak-hak sipil, bersahabat, dan yang paling utama menjunjung tinggi nilai HAM. ***

*** Achmad Faizal, Pegiat Media Sosial

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *