ARTICLE SOBAT POLRI

Karena Covid-19 Tak Terlihat, Brimob Himbau Warga Usai Sholat Tarawih

Kota Balikpapan, Kaltim – Bulan Ramadhan yang jatuh pada akhir April 2020, pandemi virus corona atau Covid-19 diprediksi masih berbahaya di sejumlah kota di Indonesia.

Karena ancaman penyebaran Covid-19 masih kuat, maka Majelis Ulama Indonesia (MUI) masih menerapkan fatwa MUI Nomor 14 Tahun 2020 untuk bisa menjadi pedoman masyarakat beribadah saat bulan Ramadan.

Fatwa yang dimaksud ialah yang pernah dikeluarkan MUI pada 16 Maret 2020 dan diteken oleh Ketua Komisi Fatwa MUI Hasanuddin AF. Fatwa itu mulanya dibuat untuk mengatur hukum salat Jumat di tengah pandemi Covid-19.

Namun, ketentuannya sama dengan shalat sunah Tarawih yakni sama-sama tidak diperkenankan untuk melaksanakan salat berjamaah di masjid.

Berdasarkan hal tersebut, Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol. John Huntal Sarjananto Sitanggang, SIK melalui tim patroli Batalyon A Pelopor menghimbau warga Gn. Sari Balikpapan untuk sholat tarawih di rumah masing-masing. Ini dilakukan sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19.

Hal ini disampaikan tim patroli, sebagai Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Balikpapan, Rabu (29/4/2020).

Kombes John Huntal berharap masyarakat bisa menahan diri dan bersabar melaksanakan sholat tarawih di rumah. Ini semata-mata untuk menghindari penyebaran virus corona.

“MUI sudah menyampaikan soal ini. Kami meminta dan menghimbau, untuk sementara kondisi seperti ini sholat tarawih di rumah saja dulu dengan keluarga,” kata Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol. John Huntal Sarjananto Sitanggang, SIK

Dansat Brimob menjelaskan, himbauan ini bukan untuk menghalang-halangi warga utuk tidak melaksanakan sholat tarawih di Masjid, namun situasi saat ini, sikap antisipasi paerlu ditingkatkan, Mengingat karakter virus tidak terlihat dan dideteksi secara kasat mata.

“Virus ini kan tidak bisa dilihat dengan kasat mata. Kita juga tidak tahu si A aman atau tidak, tetapi untuk waspada dan antisipasi, sebaiknya ini harus duperhatikan,” terangnya.

Tidak hanya sholat Tarawih, kegiatan yang lazim dilakukan pada saat Ramadan sebelumnya, seperti ngabuburit, buka puasa bersama atau lainnya yang bersifat mengumpulkan banyak orang, Kombes Pol John Huntal Sarjananto Sitanggang, SIK meminta untuk tidak dilakukan.

“Mohon untuk dimengerti, karena ini demi kita semua. Karena kalau sudah terkena, bisa repot semuanya. Kita buka puasa bersama dulu dengan keluarga. Kalau sudah normal kan, kita bebas-bebas saja,” terangnya.

Merujuk pada surat edaran MUI satu diantaranya, pada point tiga disebutkan ibadah yang melibatkan banyak orang berpeluang terjadinya penularan virus secara massal, oleh karena itu aktivitas ibadah selama bulan Ramadan dapat dilaksanakan bersama keluarga inti di rumah masing-masing.

Artikel ini telah tayang di: https://www.brimobpoldakaltim.com/2020/04/30/karena-covid-19-tak-terlihat-brimob-himbau-warga-usai-sholat-tarawih/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *