ARTICLE SOBAT POLRI

Kepedulian Polri Di Tengah Pandemi

Indonesia mulai terdampak penyebaran virus covid-19. Dampak Virus Corona atau Covid-19 berimbas pada semua sektor tak terkecuali sektor ekonomi. Menyikapi kasus ini maka berbagai kebijakan mulai dimunculkan. Mulai penerapan work from home, social distancing dan physical distancing, sampai diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Tentu ini akan menimbulkan dampak bagi perekonomian di Indonesia.

Ekonomi Di Saat Pandemi

Pemerintah dan masyarakat harus bersiap terhadap apa yang terjadi bila kasus penyebaran virus ini semakin berlarut. Dampak dari penyebaran virus corona terjadi di berbagai bidang, baik di sektor riil, bursa saham. Dan yang paling dirasakan berat terhadap perekonomian secara global di Indonesia, di mana mengalami pelambatan pertumbuhan.

Pembatasan aktifitas membuat sebagian warung makan berhenti beroperasi, toko-toko dan mall sebagian tutup, sebagian lainnya memperpendek jam operasi. Pegawai kantoran sebagian dirumahkan, sebagian lagi masih bekerja dari rumah. Banyaknya aktivitas usaha yang terganggu karena pandemi corona bakal membuat perekonomian dunia jatuh. Penjualan menurun diakibatkan menurunnya permintaan. Sebagian barang menjadi langka di pasaran, seperti masker, hand sanitizer, alkohol, serta suplemen vitamin.

Seiring adanya aturan terkait Work From Home (WFH) baik untuk sektor pemerintah maupun sektor swasta, maka mulai terjadi perlambatan kegiatan usaha di akhir bulan Maret 2020. Terganggunya pasokan bahan baku sangat mempengaruhi kegiatan ekonomi bagi para pelaku usaha. Karena kegiatan produksi menjadi tidak lancar, banyak perusahaan mengalami kesulitan karena berkurangnya pendapatan sehingga tidak mampu membayar para pekerja. Sehingga gelombang PHK tidak bisa dihindari. Akibatnya, banyak orang kesulitan mencari penghasilan, dengan demikian akan mempengaruhi perlambatan pertumbuhan ekonomi.

Angkutan umum maupun angkutan online juga mengalami penurunan pemasukan. Hal ini tentunya bisa memicu terjadinya tindak kejahatan jika tidak ditanggulangi dengan benar.

Upaya yang dilakukan pemerintah salah satunya adalah peluncuran program kartu prakerja. Percepatan program dilakukan lantaran beberapa sektor industri telah melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Diharapkan, kartu prakerja bisa menjadi sarana bagi korban PHK meningkatkan skill secara online.

Maklumat Kapolri

Di tengah pandemi, Kapolri mengeluarkan Maklumat Kapolri Nomor MAK/2/III/2020 Tahun 2020 yang berisi tentang KEPATUHAN TERHADAP KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM PENANGANAN PENYEBARAN VIRUS CORONA (COVID-19).

Demi menekan laju penyebaran virus covid-19 Polri mengawasi dan menghimbau agar masyarakat tetap menjaga jarak dan tidak melakukan kegiatan yang sifatnya berkerumun, mengumpulkan massa dalam jumlah banyak. Tentunya himbauan serta tindakan di lapangan dilakukan dengan humanis dan sopan. Akan tetapi Polri juga akan menindak tegas jika himbauan tersebut diabaikan oleh masyarakat.

Demi menjamin kesediaan stok bahan pangan, Polri juga senantiasa melakukan sidak di pasar-pasar tradisional serta di gudang-gudang bulog. Masyartakat diharapkan tidak melakukan pembelian secara berlebihan dan para distributor juga dihimbau tidak melakukan penimbunan barang yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Peninjauan Stok Beras Di Gudang Bulog Balikpapan (Dok Humas Polda Kaltim)

Giat Polda Kaltim Di Tengah Pandemi

Polda Kaltim dan seluruh jajarannya secara aktif ikut membantu masyarakat yang terdampak di wilayah Kalimantan Timur.

Polres Berau Bagi-Bagi Sembako ke Warga (Dok Humas Polda Kaltim)

Secara rutin jajaran kepolisian di wilayah hukum Polda Kaltim melakukan pemberian bantuan door to door kepada masyarakat terdampak covid-19. Hal ini dilakukan guna membantu secara langsung dan mencegah terjadinya kerumunan jika pembagian bantuan dilakukan di tempat terbuka. Tentunya masyarakat yang diberi bantuan juga benar-benar masyarakat yang membutuhkan, bantuan dari polri diharapkan bisa sedikit membantu masyarakat di tengah kondisi pandemi yang serba tidak jelas.

Bhayangkari Cabang Bontang Beri Bantuan Tim Medis (Dok Humas Polda Kaltim)

Petugas medis tak luput dari sasaran kepolisian dalam hal bantuan. Bantuan baik itu berupa kebutuhan alat medis, makanan dan minuman diberikan kepada tim medis. Selain itu kegiatan ini merupakan upaya kami dalam membantu serta memberikan suntikan semangat dan dukungan kepada para medis yang saat ini sedang berjuang melawan virus corona.

Donor Darah Guna Menambah Stok Darah PMI (Dok Humas Polda Kaltim)

Guna mengantisipasi kekosongan stok kantong darah akibat wabah Covid-19, membuat sejumlah instansi berinisiatif menggelar donor darah masal. Tak terkecuali dari kepolisian. Hal ini juga sebagai contoh kepada masyarakat agar bisa bersama turut berpartisipasi melakukan donor darah di PMI kerena darah sangat dibutuhkan untuk kemanusiaan serta mengajak masyarakat untuk tidak takut mendonorkan darah di PMI karena mekanisme donor darah sudah sesuai dengan protokol pencegah Covid-19.

Kegiatan ini merupakan salah satu upaya Polri dalam mendukung keselamatan masyarakat sehingga diperlukan gerakan preventif secara massif dan serentak untuk meminimalisir tingkat penyebaran virus corona seperti yang tertulis dalam maklumat Kapolri dan Surat Telegram Wakapolri.

Pengawalan Pendistribusian Bantuan Sembako (Dok Humas Polda Kaltim)

Distribusi sembako oleh pemerintah daerah, yang kemudian selanjutnya dilakukan oleh masing-masing Pemerintah Kelurahan/Desa kepada warga masyarakat mendapatkan pendampingan serta pengawalan kepolisian.

Mengingat saat ini sedang wabah Covid-19, untuk memastikan bahwa bantuan tersebut sampai kepada warga masyarakat, Polres PPU melakukan pengawalan sampai ke rumah rumah warga, mulai proses penimbangan, pembagian serta penyaluran kepada tangan penerima, Polri selalu melakukan pengawasan serta pengawalan terhadap bantuan tersebut dengan harapan bahwa distribusi bantuan kepada warga benar benar diyakinkan sampai kepada yang berhak menerimanya.

Dapur Umum Kepolisian Didirikan Guna Membantu Masyarakat (Dok Humas Polda Kaltim)

Makanan siap saji juga menjadi salah satu perhatian dari pihak kepolisian. Beberapa Polres dan Polresta mendirikan Dapur Umum yang menyiapkan makanan siap saji yang kemudian dibagikan kepada masyarakat umum yang membutuhkan.

Hal tersebut disebabkan adanya dampak virus Covid-19 yang dapat menimbulkan perubahan kehidupan sosial masyarakat khususnya dalam aspek ekonomi yang mengalami keterlambatan pertumbuhannya. Yang lebih banyak mempengaruhi hal tersebut dialami oleh masyarakat yang ekonomi menengah kebawah yang semakin sulit dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari – hari. Sasaran utama pembagian nasi bungkus dan sembako ini adalah mereka para masyarakat yang kurang beruntung atau kurang mampu dan para pekerja yang mengandalkan upah harian.

Pembagian Masker Gratis Oleh Kepolisian (Dok Humas Polda Kaltim)

Penggunaan masker selama pandemi merupakan suatu kewajiban. Setidak masker bisa menghalangi virus masuk ke dalam tubuh kita. Untuk itu pihak kepolisian berupaya melindungi masyarakat dengan membagikan masker kain gratis kepada masyarakat sembari menghimbau kepada warga kota samarinda agar setiap pergerakan selalu memakai masker untuk minimal mencegah dari virus covid-19.

Gotong Royong Melawan Corona

Demi mencegah bertambah luasnya penyebaran virus corona. Tentunya semua kalangan memiliki peran masing-masing. Tim medis dengan segala upaya melakukan pengobatan guna menyembuhkan pasien covid-19. Pemerintah dan instansi lain termasuk kepolisian melakukan himbauan dan tindakan pencegahan meluasnya pandemi dan juga membantu masyarakat terdampak.

Masyarakat juga memiliki peranan paling penting. Agar tidak meluas, tentunya dibutuhkan kesadaran dan peran aktif masyakat untuk mematuhi segala anjuran dan himbauan serta peraturan yang diterapkan masing-masing pemerintah daerah. Tanpa adanya kesadaran masyarakat, angka infeksi virus covid-19 tentunya akan semakin bertambah.

Dengan tidak melakukan kegiatan di luar rumah jika tidak penting, melakukan protokol keselamatan covid-19 selama beraktivitas di luar rumah, menjaga jarak dan rajin cuci tangan, setidaknya sudah membantu pemerintah untuk menekan laju penyebaran virus.

Selain itu, masyarakat yang memiliki kelebihan materi dihimbau untuk ikut bergotong royong membantu masyarakat yang terdampak dan kekurangan. Banyaknya usaha yang tutup, PHK, tentunya membuat masyarakat kalangan menengah ke bawah kesulitan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Untuk itu mari bersama-sama kita Gotong Royong Melawan Corona. ***

*** Achmad Faizal, Pegiat Media Sosial

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *