ARTICLE INI BALIKPAPAN

Klaster Kampung Baru Masih Terdeteksi Positif Covid-19

DALAM penanggulangan Covid-19, upaya tracing terhadap riwayat kontak erat dari pasien positif dilakukan untuk mencegah penyebaran virus SARS-CoV-2. Semakin cepat usaha tracing dilakukan dan hasilnya diketahui, maka penyebaran Covid-19 semakin dapat dihentikan.

Usaha tracing juga dilakukan untuk pencegahan pada kasus transmisi lokal. Pada kasus dengan kode BPN 62, usaha tracing dilakukan kepada 17 orang yang memiliki kontak erat.

Setelah tiga orang terlacak dengan hasil positif, yakni BPN 81, BPN 82, dan BPN 83, tiga orang kembali terkonfirmasi positif terjangkit Covid-19 pada Rabu (10/6). Mereka adalah BPN 85 perempuan usia 32 tahun, BPN 86 perempuan usia 62 tahun, dan BPN 87 perempuan 8 tahun. Sedangkan sisanya masih menunggu hasil pemeriksaan swab dari rumah sakit.

Pada Rabu (10/6) juga, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 juga mengonfirmasi hasil tracing dilakukan kepada riwayat kontak erat dari pasien BPN 55 dan BPN 75.

Dari upaya itu mendapat hasil satu orang terkonfirmasi positif (BPN 88 laki-laki 38 tahun) dari kontak erat dengan BPN 55. Dan dua orang yakni BPN 89 laki-laki 37 tahun dan BPN 90 laki-laki 24 tahun yang memiliki kontak erat dengan BPN 75.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Balikpapan sekaligus Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengatakan, tren penambahan pasien positif Covid-19 ini telah diwaspadai sebelumnya.

Sebab, dengan semakin banyaknya skrining melalui rapid test yang dilakukan fasilitas kesehatan, juga dengan adanya fasilitas laboratorium PRC dan TCM baik di Balikpapan maupun secara umum di Kaltim membuat hasil pemeriksaan swab diketahui.

Pada hari ini juga, terkonfirmasi satu pasien positif baru BPN 84 perempuan 60 tahun, yang terlacak dari pasien yang melakukan rapid test sebagai syarat untuk pemeriksaan penyakit lama di RSKD.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *