ARTICLE SOBAT POLRI

Polda Kaltim Terapkan Door To Door System Membantu Warga Terdampak Covid-19

Pandemi virus covid-19 masih terus berlangsung. Semakin banyak masyarakat yang terdampak covid-19. Mereka kebanyakan mengalami penurunan penghasilan, terkena PHK, dan usaha juga ada yang tutup.

Hal ini tentu saja menyentuh perhatian semua pihak, tidak terkecuali pihak kepolisian. Segala upaya dilakukan guna membantu masyarakat yang kekurangan dan bantuan yang diberikan diharapkan tepat sasaran. Untuk itu Polda Kaltim menerapkan Door To Door System dalam membantu warga terdampak covid-19.

Sat Brimob Polda Kaltim Door To Door Bagikan Nasi Bungkus (Dok Humas Polda Kaltim)

Layaknya saudara sendiri di setiap jalan yang dilalui oleh personel dari Satuan Brimob Polda Kaltim melakukan kegiatan memberikan nasi bungkus kepada masyarakat sekitar wilayah hukum di Balikpapan dari door to door sampai masyarakat yang melintas di daerah sekitar.

Nasi bungkus dibuat setiap hari di dapur umum di markas Brimob Polda Kaltim. Hal ini dilakukan guna membantu meringankan masyarakat yang masih kekurangan dan terdampak covid-19. Hal ini juga dalam rangka membangun kedekatan hubungan serta adanya komunikasi antara Brimob dengan masyarakat.

Para personel Brimob Polda Kaltim juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pola hidup sehat dan bagaiman menjalankan kehidupan di masa new normal nanti. Penggunaan masker, rajin mencuci tangan dan menjaga pola hidup sehat serta menjaga jarak guna memutus mata rantai penyebaran virus covid-19.

Kapolres Kutim Bagikan Paket Sembako di Desa Sangatta Selatan (Dok Humas Polda Kaltim)

Polres Kutai Timur mengadakan Giat (kegiatan) Bakti Sosial Polri Peduli Covid-19 dengan memberikan Bantuan Paket Sembako Kepada masyarakat yang Kurang mampu di Daerah Muara Gabus Desa Sangatta Selatan. Adapun paketan sembako yang dibagikan berupa, Beras, Mie instan, Gula Pasir, Kopi, Biscuit, Minyak goreng dan Sarden kaleng. Giat ini dilakukan dengan harapan dapat meringankan beban kepada masyarakat yang tidak mampu dalam menghadapi wabah Corona ini.

Polres Kukar Bagikan Paket Sembako kepada Warga Terdampak Covid-19 (Dok Humas Polda Kaltim)

Polres Kukar dan segenap polsek di wilayah hukum Kukar melakukan giat pembagian sembako secara door to door kepada masyarakat yang terdampak covid-19.

Seluruh Polsek di wilayah Kukar diinstruksikan berbagi rejeki dengan saudara-saudara yang ekonominya tergolong kurang mampu, yang  terdampak akibat wabah virus corona, mulai dari fakir miskin, yatim piatu atau masyarakat kurang mampu.

Door to door system diterapkan untuk  menghindari kerumunan warga banyak, serta menggunakan protocol kesehatan untuk mencegah penularan virus corona.

Polisi Bagi 600 Masker Untuk Warga Berau (Dok Humas Polda Kaltim)

Di Berau, Polres Berau menyasar rumah ibadah seputaran Tanjung Redeb untuk dibagikan masker gratis. Demi mencegah penyebaran Covid-19, masyarakat diminta untuk menggunakan masker saat keluar rumah. Penggunaan masker tidak hanya untuk orang sakit saja, tapi juga untuk mereka yang sehat.

Masker yang dibagikan adalah masker kain. Sasaran pembagian masker adalah pengurus mesjid di daerah Tanjung Redeb. Virus corona bisa menyebar di antara orang yang berinteraksi dengan jarak dekat, misalnya saat berbincang-bincang, saat batuk atau saat bersin, bahkan mereka yang tidak mengidap gejalanya. Untuk itu penting mencegah dengan menggunakan masker.

Wakapolres Bontang Berikan Bantuan Sembako Untuk Warga Kurang Mampu (Dok Humas Polda Kaltim)

Polres Bontang membagikan sembako untuk 150 KK warga masyarakat kurang mampu dan yang terkena dampak covid 19 di Kec. Bontang Selatan. Setiap KK menerima beras sebanyak dua karung @ 5 Kg atau sebanyak 10 kg.

Kegiatan ini merupakan program “Polri Peduli Covid-19”, yang terus diwujudkan oleh Polres Bontang dengan melakukan  aksi turun ke lapangan menyambangi warga sambil membagikan sembako  kepada warga dengan cara Door To Door.

Putus Mata Rantai Penyebaran Virus Covid-19

Polri peduli covid-19 diharapkan bisa terus dilakukan guna membantu masyarakat yang terdampak covid-19. Tidak bisa kita pungkiri, semua lapisan masyarakat terkena dampak ekonomi dari adanya penyebaran virus ini. Untuk itu perlu dipilah lagi mana yang paling membutuhkan untuk diberikan bantuan. Dan guna menyasar masyarakat ekonomi menengah ke bawah dan agar tepat sasaran, pemberian bantuan menggunakan sistem door to door adalah pilihan yang tepat.

Selain menyalurkan bantuan, personel polri yang turun ke lapangan juga bisa melakukan sosialisasi penerapan protokol kesehatan selama pandemi masih berlangsung. Selain itu, hal ini juga bisa mempererat hubungan antara polri dengan masyarakat.

Sistem door to door juga mencegah terjadinya antrean dan penumpukan masyarakat yang akan diberikan bantuan. Adanya antrean dan penumpukan masyarakat bisa menjadi sarana penyebaran virus covid-19. Hal ini tentunya tidak kita inginkan.

Semoga kedepannya makin banyak masyarakat yang bisa terbantu dan makin banyak bantuan yang bisa diberikan kepada masyarakat yang terdampak covid-19. ***

*** Achmad Faizal, Pegiat Media Sosial

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *