ARTICLE INI BALIKPAPAN

Kasus Positif Masih Didominasi Pekerja Migas Dan Tambang

Sejak 19 Mei sampai 19 Juni 2020 terjadi penambahan pasien positif di Balikpapan yang cukup besar sebanyak 72 orang. Peningkatan jumlah kasus positif Covid-19 ini disebabkan dari beberapa faktor.

Sebagian besar kasus pasien positif berasal dari pekerja bidang pertambangan dan migas dari luar Balikpapan yang akan bekerja di lokasi di Kaltim dengan persentase 37,5 persen. Transmisi lokal sekitar 13,8 persen, sedangkan lainnya dari orang luar Balikpapan yang terdeteksi saat mengurus persyaratan penerbangan untuk kembali ke daerah asal seperti mahasiswa, dan pekerja swasta. Ada juga kasus dari pemeriksaan kesehatan di fasilitas kesehatan.

Dengan tren tersebut, Pemerintah Kota Balikpapan tetap memberlakukan kebijakan persyaratan hasil swab negatif atau dua kali rapid test negatif bagi warga non Kaltim yang akan datang ke Balikpapan.

Hal itu tertuang dalam Surat Edaran Nomor 551.42/0293/Dishub dan 551.43/0284/Dishub tentang Pengendalian Penumpang/Kedatangan di Pintu Masuk Kota Balikpapan yang diperkuat dengan Surat Edaran Gubernur Kaltim bernomor 440/3576/B.PPOD.I perihal Protokol Kesehatan dan Tes Polymerase Chain Reaction (PCR) atau rapid test Penumpang.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Andi Sri Juliarty menambahkan pada 31 Mei lalu, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 sekaligus Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi telah melakukan rapat dengan perwakilan perusahaan migas dan tambang di Balikpapan.

Rapat tersebut juga menegaskan tentang persyaratan swab test di daerah asal. Di samping itu, perusahaan juga memiliki peraturan internal untuk swab test negatif sebelum ke lokasi kerja.

Pada hari ini (19/6) Gugus Tugas Balikpapan juga mengonfirmasi sembilan kasus positif baru. Satu di antaranya merupakan warga negara asing (WNA). Berasal dari Pakistan memiliki hasil swab test negatif dari negara asal sebelum ke Indonesia. Sebelum ke lokasi kerja program skrining perusahaan Migas.

BPN 111 (24 tahun KTP luar), BPN 112 (27 tahun KTP luar), BPN 113 (35 tahun KTP Balikpapan), BPN 114 (usia 41 tahun KTP luar), BPN 115 (35 tahun KTP Balikpapan), BPN 116 (WNA 40 tahun), BPN 117 (29 tahun KTP luar),
BPN 118 (40 tahun KTP Balikpapan), BPN 119 (67 tahun KTP Balikpapan).

Hari ini juga terkonfirmasi satu pasien sembuh. Yaitu BPN 91 (51 tahun KTP luar) terkonfimasi negatif dari hasil Lab PCR RSPBdirawat sejak 11 Juni 2020 (8 hari dirawat).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *