ARTICLE INI BALIKPAPAN

Balikpapan Usulkan Perubahan Warna Zona Pada Peta Covid-19 Kaltim

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Balikpapan mengusulkan kepada Pemerintah Provinsi Kaltim untuk melakukan perubahan warna zona hitam pada kota Balikpapan yang ditampilkan dalam peta persebaran kasus positif Covid-19 di kabupaten/kota di Kaltim yang dirilis oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim.

Menurut Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Balikpapan sekaligus Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty mengatakan, warna zona setiap kabupaten/kota di Kaltim sebaiknya disesuaikan dengan jumlah kasus aktif atau jumlah pasien yang dirawat saat itu juga.

Apabila penetapan warna zona di kabupaten/kota berdasarkan jumlah akumulatif kasus, maka setiap daerah akan menuju zona warna hitam. “Jika berdasarkan akumulasi, maka Balikpapan tidak bisa kembali ke warna kuning atau hijau. Karena yang menjadi acuan adalah total seluruh kasus sejak awal, bukan kasus aktif saat itu,” ungkapnya.

Hingga Selasa (30/6), jumlah kasus aktif atau pasien yang dirawat di rumah sakit sebanyak 69 orang. Sedangkan jumlah akumulasi sejak terjadinya kasus, sebanyak 186 orang dengan 4 orang di antaranya meninggal dunia.

Ketua Gugus Tugas Covid-19 Balikpapan sekaligus Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi menambahkan, usulan perubahan warna zona pada peta Covid-19 Provinsi Kaltim dilakukan agar tidak mengesampingkan pasien yang telah sembuh. Sampai Selasa (30/6), jumlah pasien yang telah sembuh 113 orang. Jumlah ini masih lebih besar dibandingkan jumlah pasien yang masih dirawat.

Pada hari ini (30/6) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Balikpapan juga mengonfirmasi terjadi penambahan lima pasien positif dan lima pasien sembuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *