ARTICLE INI BALIKPAPAN

Waspadai Tren Penularan Dari Perkantoran Ke Keluarga

21 Pasien Terkonfirmasi Sembuh

Masyarakat diharapkan tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan di segala situasi. Sebab, mendekati akhir Juli, tren penularan Covid-19 terjadi dari perkantoran kemudian kepada keluarga. Berbeda dengan sebelumnya didominasi KTP luar Balikpapan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty mengatakan, tren seperti ini ditemukan dalam tracing kasus positif pada pekerja perusahaan migas. Sehingga dalam laporan yang diterima pihaknya beberapa kasus terkonfirmasi positif ditemukan pada ibu rumah tangga dan anak-anak.

Dengan tren ini, Andi Sri Juliarty meminta seluruh perusahaan, yang tidak hanya pernah terjadi kasus positif di lingkungan mereka, untuk menegaskan protokol kesehatan. Selain melakukan seperti sterilisasi secara rutin dan menjaga jarak, bisa juga kembali memberlakukan kebijakan work from home (WFH).

Begitu juga dengan pekerja ketika kembali di rumah diharapkan sudah memiliki langkah-langkah protokol seperti langsung membersihkan diri sebelum berinteraksi dengan anggota lainnya.

Langkah pendisiplinan penerapan protokol kesehatan juga harus dilakukan oleh masyarakat. Sebab, Dinas Kesehatan Kota Balikpapan mulai hari ini melakukan penyesuaian dalam manajemen klinis dan tata laksana pasien sesuai Keputusan Menteri Kesehatan RI No 413 Tahun 2020 tentang Pedoman dan Pencegahan Pengendalian.

Dengan penerapan aturan tersebut masyarakat harus siap dalam menerima ketika ada pasien positif yang melakukan isolasi mandiri di rumahnya. Sebab, dalam Keputusan Menteri Kesehatan pasien tanpa gejala dan pasien dengan keluhan ringan dapat menjalani isolasi mandiri.

Pada pelaksanaannya, Dinas Kesehatan Kota membentuk tim yang bertugas memastikan rumah dari pasien tanpa gejala atau dengan keluhan ringan memenuhi syarat untuk isolasi mandiri, seperti tidak ada anak kecil atau orang tua. Jika tidak bisa di rumah maka bisa melakukan isolasi mandiri di wisma yang telah ditunjuk atau lokasi isolasi yang disediakan perusahaan.

Pasien yang menjalani isolasi harus menjalankan aturan-aturan terkait pencegahan dan pengendalian infeksi serta dilakukan monitoring secara berkala baik melalui kunjungan rumah maupun secara telemedicine oleh petugas fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP).

Begitu juga dengan pasien positif yang memiliki sakit ringan tetap dapat diberikan pengobatan dan dalam pengawasan oleh FKTP.

Sementara itu, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Balikpapan hari ini (27/7) melaporkan 21 pasien telah sembuh dan 12 pasien terkonfirmasi positif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *