ARTICLE INI BALIKPAPAN

IGD RSUD Beriman Ditutup Tiga Hari

Kasus Positif Pasar Muara Rapak Bertambah 11

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Balikpapan melaporkan hari ini (30/7) terjadi penambahan 31 kasus terkonfirmasi positif, 5 pasien sembuh, dan 2 meninggal dunia.

Dari jumlah 31 kasus positif, 11 berasal dari swab test massal Pasar Muara Rapak pada 21 Juli lalu. Kemudian 14 lainnya berasal dari tracing petugas medis RSUD Beriman. (Keterangan lengkap lihat slide).

Dengan penambahan ini, maka jumlah terkonfirmasi positif dari swab test massal tahap pertama di Pasar Muara Rapak berjumlah 29 orang.

Atas pertambahan kasus positif di Balikpapan ini, Pemerintah Kota Balikpapan melalui Gugus Tugas telah melakukan rapat koordinasi bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah dan mengeluarkan beberapa kebijakan untuk penanganan sekaligus pencegahan.

Ketua Gugus Tugas Balikpapan sekaligus Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengimbau masa kepada masyarakat di sekitar Muara Rapak untuk mempertimbangkan kembali pelaksanaan Salat Iduladha dan penyembelihan hewan kurban.

Jika pun tetap dilaksanakan, agar benar-benar melaksanakan protokol kesehatan dengan sangat ketat. Pemerintah Kota melalui Camat, Lurah dan Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) juga segera melakukan pendekatan langsung kepada masyarakat sekaligus panitia penyelenggara kurban di masjid yang ada di sekitar Muara Rapak.

Kemudian, terhitung mulai hari ini layanan di Poliklinik Ibnu Sina ditutup sementara selama tiga hari untuk dilakukan sterilisasi. Sebab, layanan di poliklinik tersebut telah menerima pasien yang belakangan diketahui merupakan orang terkonfirmasi positif yang sedang menjalani isolasi mandiri.

Berkaitan dengan petugas medis RSUD Beriman yang terkonfirmasi positif, sejak pukul 12.00 Wita siang hari ini (30/7) layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) telah ditutup sementara sampai tiga hari untuk sterilisasi dan para perawat IGD menjalani isolasi mandiri.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty menambahkan, terkait tentang penutupan layanan IGD RSUD Beriman, pihaknya telah mengimbau kepada fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) di Balikpapan seperti puskesmas untuk merujuk pasien rawat darurat ke rumah sakit lain yang terdekat sesuai domisili.

Selama penutupan sementara layanan IGD, RSUD Beriman juga membatasi pelayanan lainnya dan tidak memperkenankan masyarakat untuk membesuk pasien untuk menghindari penularan.

Kemudian Pemerintah Kota Balikpapan juga mulai Senin (3/8) akan memberlakukan kembali kebijakan bekerja dari rumah (work from home/WFH). Nantinya jumlah pegawai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang masuk kantor hanya 50 persen.

Wakil Ketua Gugus Tugas sekaligus Dandim 0905 Balikpapan I Gede Putu Agung Sujarnawa meminta kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dirinya, dengan menerapkan protokol kesehatan pada setiap kegiatan.

Penerapan protokol kesehatan sangat penting untuk menjaga keselamatan bersama, bukan karena semata-mata karena mengikuti aturan dari pemerintah.

Gugus Tugas Balikpapan juga menyampaikan dari swab test massal Pasar Muara Rapak tahap kedua yang berlansung pagi tadi (30/7) diikuti 97 orang, yang terdiri dari 65 pedagang, 30 guru, dan 2 dari tracing kasus sebelumnya.

Sementara dua kasus meninggal hari ini. Satu masih probable atau masih menunggu hasil, dan satu merupakan pasien terkonfirmasi positif dengan kode BPN 313.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *