ARTICLE INI BALIKPAPAN

Sosialisasi Dan Launching Perwali No 23 Tahun 2020

Peraturan Wali Kota Balikpapan No 23 tahun 2020 tentang Peningkatan Kedisiplinan Penerapan Protokol Kesehatan Dalam Rangka Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 mulai diberlakukan, Senin (24/8).

Ditandai dengan apel yang dipimpin Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi didampingi Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Turmudi dan Dandim 0905 Balikpapan Kolonel Arm I Gusti Agung Putu Sujarnawa. Kemudian dilanjutkan dengan operasi penertiban terhadap warga dan pengendara yang melintas di depan Kantor Wali Kota, Jalan Jenderal Sudirman.

Ikut turun dalam operasi penertiban ini, Kapolda Kaltim Irjen Pol Muktiono dan Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Heri Wiranto. Bersama Wali Kota Rizal Effendi, Pangdam dan Kapolda melakukan teguran langsung kepada warga yang tidak mengenakan masker, sekaligus membagikan masker dan selebaran panduan protokol kesehatan.

Selama sepekan ke depan, sanksi kepada masyarakat yang melanggar Perwali baru sebatas teguran. Setelah itu baru dilakukan penindakan dengan sanksi-sanksi yang tertuang dalam Perwali. Mulai dari melakukan kerja sosial membersihkan fasilitas umum dan denda administratif Rp 100 ribu bagi perorangan. Sementara bagi tempat usaha bisa mendapatkan sanksi berupa penghentian sementara kegiatan hingga denda administratif Rp 1 juta.

Wali Kota Rizal Effendi meminta kepada masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan untuk kebaikan bersama. Terlebih angka terkonfirmasi positif Covid-19 terus meningkat signifikan.

Sementara itu, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan menyampaikan perkembangan penanggulangan hari ini (24/8) terdapat 83 terkonfirmasi positif, 71 selesai isolasi mandiri, dan 3 meninggal dunia.

Sebagian besar kasus terkonfirmasi positif masih berasa dari kasus suspek dengan keluhan lainnya sebanyak 40, diikuti tracing kasus terkonfirmasi positif sebelumnya sebanyak 31, pemeriksaan mandiri dan lainnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty menambahkan, beberapa kasus terkonfirmasi positif hari ini juga berasal dari hasil pemeriksaan swab test di Labkesprov Kaltim di Samarinda yang sempat tertahan akibat menunggu datangnya reagen karena stok sempat kosong.

Sumber: https://www.instagram.com/p/CERpmJABG9y/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *