ARTICLE INI BALIKPAPAN

Kasus Terendah Sejak Agustus Di Balikpapan

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Balikpapan hari ini (25/9) melaporkan pertambahan 22 kasus terkonformasi positif, 29 kasus selesai isolasi, dan 2 kasus meninggal dengan terkonfirmasi positif.

Jumlah kasus terkonfirmasi positif hari ini menjadi yang terendah sejak awal Agustus lalu. Selain itu, pada minggu ini kurva rasio penularan Covid-19 atau R-naught (R0) kota Balikpapan berada pada angka 0,9271. Terakhir kali angka R0 Balikpapan di bawah 1 atau di bawah rata-rata nasional terjadi pada pekan keempat Agustus lalu.

“Ini baru hari pertama angka kasus menurun sampai 22 dan angka R0 di bawah 1, kita berharap penurunan terus terjadi,” ungkapnya.

Meski kasus turun dan angka R0 di bawah 1, namun belum berarti Balikpapan keluar dari zona merah. Karena sampai hari ini masih terdapat 206 kasus yang dirawat di rumah sakit dan 637 yang menjalani isolasi mandiri.

“Kita berharap masyarakat Balikpapan terus disiplin menerapkan protokol kesehatan, dan kasus tanpa gejala yang isolasi mandiri juga disiplin sampai masa isolasi selesai,” tambah Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 Balikpapan saat jumpa pers hari ini (25/9).

Menurut Rizal Effendi, sesuai pesan dari Gubernur Kaltim dan Pangdam VI Mulawarman, Pemerintah Kota Balikpapan juga diharapkan terus fokus menurunkan angka kasus terkonfirmasi positif dan meninggal dunia.
.
“Seminggu ke depan kita akan melihat indikasinya apakah fluktuatif atau terus menurun. Tentunya kita semua ingin agar kasus ini terus menurun,” ungkap Rizal Effendi.

Sementara itu dari 22 yang positif hari ini, 8 di antaranya memiliki riwayat suspek, 10 dengan riwayat tanpa gejala, 2 dari tracing kasus, dan 2 tracing di tempat kerja. Pada hari ini juga terdapat 1 wanita hamil dari luar daerah yang terkonfirmasi positif.

“Ini juga menjadi yang pertama perempuan hamil dari luar daerah yang terkonfirmasi positif. Sebelumnya terdapat 33 kasus perempuan hamil dari kota Balikpapan yang terkonfirmasi positif,” ungkap Andi Sri Juliarty.

Sedangkan 29 yang menyelesaikan isolasi, 17 di antaranya isolasi mandiri, dan 12 lainnya dari perawatan di rumah sakit.

Sebelum jumpa pers di Kantor Wali Kota hari ini (25/9), dilakukan serah terima bantuan dari Telkom Balikpapan berupa 500 paket sembako senilai Rp 100 juta kepada Pemerintah Kota Balikpapan. Bantuan diserahkan langsung GM Wintel Balikpapan Deny Aryanto.

Sumber: https://www.instagram.com/p/CFja3LQhicX/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *